Genba dalam Bahasa jepang secara umum memiliki makna “Lokasi Kejadian/Lokasi Sebenarnya”.
Sedangkan dalam manajemen istilah ini bermakna pada “Lokasi Produk / Jasa Layanan yang dibuat”.
Hubungan antara Genba dan Manajemen adalah peran Manajemen sebagai pendukung terhadap genba melalui penyediaan sumber daya dan kebijakan perusahaan yang kondusif sekaligus mengelola genba sesuai dengan kebijakan tersebut.
Maka dapat disimpulkan bahwa peran manajemen dan genba saling berbagi, Pengelolaan genba sering dikaitkan dengan penerapan Kaizen yang terintegrasi, sehingga menghasilkan istilah genba Kaizen yang berarti “Perbaikan kondisi lokasi secara menyeluruh dan berkesinambungan”.
Kegiatan tersebut juga terkait dengan salah satu Value IC3 yaitu Continous Improvement.
Kegiatan ini pun memiliki beberapa manfaat antara lain kebutuhan di lokasi yang mudah di identifikasi, dapat mengurangi perubahan-perubahan yang tidak perlu, penyesuaian secara terus menerus dapat diterapkan, manajemen dapat memperoleh solusi yang paling efektif dari pengamatan langsung terhadap masalah yang terjadi, praktis, para karyawan dapat berfikir tentang kaizen sambal bekerja serta pemahaman dan kesadaran akan kaizen dan efisiensi kerja dapat ditingkatkan secara serempak.





